PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Workshop “Expressive Art Therapy” dan Visiting Lecture Bersama Dr. Idat Muqodas

Gorontalo, 10 Juni 2024 — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Seminar dan Workshop “Expressive Art Therapy” bersama Dr. Idat Muqodas, M.Pd.Kons. Kegiatan yang digelar di aula kampus ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa PIAUD.

Workshop ini dilaksanakan oleh Prodi PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo bersama tim teaching mata kuliah Metode Pengembangan Sosial Emosional, yakni Wiwik Pratiwi, M.Pd.I., Amalia Rizki Pautina, M.Pd., dan Eka Apristian Pantu, S.Psi., M.Si. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan terapi seni ekspresif dalam konteks pendidikan anak usia dini.

Dalam pemaparannya, Dr. Idat Muqodas menjelaskan bahwa seni ekspresif (expressive art) memiliki peran penting dalam membantu anak usia dini mengekspresikan perasaan, imajinasi, dan kreativitas mereka secara bebas. Melalui kegiatan seni seperti menggambar, melukis, dan bermain peran, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan berbahasa sekaligus menumbuhkan kepekaan emosional dan sosialnya.

“Seni ekspresif bukan sekadar aktivitas bermain warna atau bentuk. Ia adalah media bagi anak untuk mengenal dirinya, mengolah emosi, dan menenangkan pikirannya. Dari sinilah kreativitas tumbuh, dan proses belajar menjadi lebih bermakna,” ujar Dr. Idat dalam sesi workshop.

Lebih lanjut, Dr. Idat menjelaskan bahwa seni ekspresif juga memberikan dampak positif terhadap keseimbangan emosi dan kesehatan mental anak. Kegiatan seni dapat membantu anak memahami lingkungannya, mengembangkan empati, serta menciptakan pola pikir positif dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan.

Melalui workshop ini, mahasiswa PIAUD mendapatkan kesempatan untuk mengalami langsung penerapan teknik terapi seni ekspresif (EXAT) melalui aktivitas kreatif yang melibatkan seluruh pancaindra. Mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik saat diskusi maupun praktik langsung.

Salah satu dosen pengampu, Wiwik Pratiwi, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa calon pendidik anak usia dini.
“Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pendekatan seni dalam kegiatan pembelajaran untuk menumbuhkan rasa percaya diri, ketenangan, dan kreativitas anak,” ungkapnya.

Kegiatan Workshop “Expressive Art Therapy” ini menegaskan komitmen Prodi PIAUD IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif, holistik, dan berorientasi pada kesejahteraan anak. Pendekatan seni ekspresif diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk menciptakan proses belajar yang menyenangkan, bermakna, dan menumbuhkan potensi anak secara optimal.